Rasa takut atau sifat takut adalah sifat bawaan manusia. Bahkan orang
gila sekalipun masih mempunyai rasa takut. Namun, setiap manusia pasti
berbeda-beda menyikapi rasa takut ini. ada yang pemberani, itu artinya
rasa takutnya sedikit. Terlebih untuk melawan rasa takut terhadap
hal-hal yang berbau mistis.
Pada dasarnya untuk mengikis rasa cemas dan takut pada diri kita
sebenarnya bisa dilatih. Sama halnyabisa dilatik layaknya kita membentuk
otot di gym. Begutu pula halnya pikiran itu bisa di bentuk dengan
catatan latihan yang berkelanjutan. Berikut tips-tipsnya yang penulis
sarikan dari berbagi sumber, semoga bermanfaat atau sekurang-kurang
menjadi bacaan yang menambah wawasan kita terhadap kiat-kiat baru. Dan
selanjutnya dengan ucapan bismillah.. selamat mencoba………..
1. carilah tempat yang aman, tenang dan jauh dari kegaduhan.
Initi dari pemilihan tempat ini adalah menutup semua gangguan dan kesan
dari luar sehingga hanya ada kita dan diri kita saja.
2. berbaringlah di sofa, tempat tidur (jangan langsung tidur,
ikuti kiat selanjutnya), atau matras. Intinya buat diri kita senyaman
mungkin. Kendurkan semua otot, singkirkan segenap tekanan saraf, biarkan
diri kita terasa lemah dari kepala hingga kaki. Tarik nafas panjang
dengan perlahan-lahan, lalu tahan hingga beberapa detik sebelum kita
hembuskan keluar. Lanjutkan metode pernapasan ini sampai kita merasa
tenang dan tenteram.
3. pusatkan perhatian pada diri kita sendiri dan tutup semua kesan yang datang dari luar.
4. sehabis mendapatkan kondisi relaksasi fisik dan mental yang
memadai, pusatkan pikiran secara stabil, namun tegas dalam kalimat “Aku
tidak takut”. Biarkan kalimat itu meresap kedalam diri, dan menyelami
lubuk hati. Resapi kalimat itu, lantas pikirkan maknanya dan
karakteristik sifat pemberani kita terhadap hantu misalnya.
5. buatlah gambaran mental diri kita yang yang memiliki kualitas
rasa tidak takut itu, perankan dalam pikiran kita seperti dalam mimpi.
Bayangkan diri kita melakukan sesuatu karena mempunyai sifat berani dan
tidak takut. Pendek kata, munculkan khayalan dengan tema “aku tidak
takut dengan hantu”. Biarkan imajinasi melayang dan yang perlu di ingat
tetaplah berpegang pada “tema”. Imajinasi akan selalu memperlihatkan
keberhasilan adegan dan peristiwa. Dan yang paling penting jangan lupa
memasukkan impresi atau kesan yang mendalam dan kesadaran diri yang
sesungguhnya kedalam latihan ini.
6. atau yang terakhir, ulangi latihan ini sesering mingkin. Sama seperti
manjatuhkan tetesan air diatas batu. Kata yang dipikirkan
berulang-ulang akan berakar dan tumbuh dengan cepat. Dan akan lebih
efektif lagi jika kita berlatih kiat-kiat ini di saat akan berangkat di
malam hari, atau sewaktu kita berada di waktu malam.
Latihan ini tidak akan membuat kita susah tidur, malah akan mendorong keinginan kita untuk tidur. Klop kan? Apabila
kita mengantuk jangan ditahan, impresi yang dibawa ke alam tidur akan
berdiam dalam diri kita dan tetap bekerja bahkan ketika kita sedan
tidur. Sekali lagi selamat mencoba……..





