Keistimewaan Shalat Dhuha
Tinggalkan sejenak segala aktifitas barang 10 menit untuk menjalankan sholat dhuha, selagi kita masih mampu melakukannya. Karena semua aktifitas tidak akan ada habis2nya, sebelum ajal menjemput kita.
Ayo lakukan sekarang ? karena besok belum tentu masih ada dan belum tentu bisa lakukannya.
Apa itu Shalat Dhuha ?Adalah shalat sunah yang dilakukan setelah terbit matahari sampai menjelang masuk waktu untuk melakukan sholat Dhuhur. Adapun hukum dari sholat dhuha adalah muakkad (yang ditekankan).Sholat
dhuha biasanya dilakukan sebanyak 2 rakaat, namun bisa juga dilakukan 2
rakaat lagi, 2 rakaat lagi dan 2 rakaat lagi, hingga berjumlah 8
rakaat. Sholat Dhuha selalu dilaksanakan Rasulallah selama hidupnya. "Telah berkata Abu Huraerah : Kekasih saya (Nabi Muhammad
SAW) telah berwasiat tiga perkara kepada saya, yaitu : Puasa tiga hari
tiap-tiap bulan, sembahyang Dhuha dua rakaat, sembahyang witir sebelum
tidur" (HR. Bukhari Muslim)
Sedangkan surah yang disunahkan untuk di baca adalah surah Al-Dhuha, al-Syams. Namun apabila tidak hafal dengan surah itu bisa digantikan dengan surah al Kafirun dan al-Ikhlas atau surah yang lainnya.
Mengapa surah al-Ikhlas ? Karena
dengan membaca surah al-Ikhlas setara dengan membaca sepertiga Al-Quran
dan dengan membaca surah Al -Kafirun setara dengan membaca seperempat
al-Quran.Shalat Dhuha merupakan keistimewaan yang luar
biasa, sebab manusia akan merasa berat bahkan akan merasakan terlalu
berat, karena disaat-saat yang tanggung untuk berangkat kerja, sedang
kerja untuk meluangkan sedikit waktu melaksanakannya. Mengapa berat ?
Karena belum terbiasa dan belum tahu keistimewaannya. Jadikan kebiasan
maka tidak akan merasakan berat, jadikan itu kebutuhan, karena kalau
kebutuhan belum terpenuhi kita kan merasa selalu ada yang kurang.
Keutamaan
shalat dhuha dalam pahalanya memadai buat mensucikan seluruh anggota
tubuh (setiap sendi) yang ada padanya ada hak untuk dikeluarkan
shadaqahnya. Pada tiap-tiap persendian itu ada shodaqahnya, setiap
tasbih (subhanallah/maha suci Allah) adalah shadaqah, setiap tahmid
(Alhamdulillah/segala puji bagi Allah) adalah shadaqah, setiap tahlil
(laa ilaha illallahu/tiada Tuhan selain Allah) adalah shadaqah, setiap
takbir (Allahu Akbar/Allah Maha Besar) adalah shadaqah dan setiap amal
ma'ruf nahyil munkar itu juga shadaqah.Keistimewaan
lain Allah bakal menjamin dan mencukupkan segalanya dalam limpahan
barakah sepanjang hari itu, sehingga bathinpun akan terasa damai,
walaupun tantangan hidup di hadapannya, karena ia telah sadar semua itu
adalah ketetapan Allah.Pada doa
setelah shalat Dhuha, nada-nada yang kita ucapkan seolah-olah memaksa
untuk diperkenankan oleh Allah sebagaimana telah diajarkan oleh
Rasulullah Muhammad SAW :"Ya
Allah, bahwasanya waktu dhuha itu adalah waktu dhuha (milik)-Mu,
kecantikan ialah kecantikan (milik)-Mu, keindahan itu keindahan
(milik)-Mu, kekuatan itu kekuatan (milik)-Mu, kekuasaan itu kekuasaan
(milik)-Mu dan perlindungan itu perlindungan-Mu.
Ya
Allah, jika rizkiku masih diatas langit, turunkanlah, dan jika ada di
dalam bumi, keluarkanlah, jika sukar mudahkanlah, jika haram sucikanlah,
jika masih jauh dekatkanlah, berkat waktu dhuha, keagungan, keindahan,
kekuatan dan kekuasaanMu, limpahkanlah kepada kami segala yang telah
Engkau limpahkan kepada hamba-hambaMu yang shaleh."
Itulah
keistimewaan shalat Dhuha, didunia memberikan keberkahan hidup kepada
pelakunya, diakheratpun/di hari kiamat orang itu dipanggil Tuhan untuk
dimasukkan ke dalam surga, sebagaimana sabda Nya di dalam hadis Qudsi:
"Sesungguhnya
di dalam surga, ada pintu yang dinamakan pintu Dhuha, maka ketika
datang hari kiamat memanggillah (yang memanggil Allah), dimanakah orang
yang selalu mengerjakan sembahyang atas Ku dengan sembahyang Dhuha ?
Inilah pintu kamu, maka masuklah kamu ke dalam surga dengan rahmat
Allah". (Riwayat Thabrani dari Abu Hurairah).Dengan demikian dari sekarang sholat dhuha jangan sampai terlewatkan, mudah2an bermanfaat. Amin.