7 Manfaat Menakjubkan dari Membaca Buku
1. Merangsang otak untuk lebih aktif
Saat kita membaca buku, otomatis otak
kita bekerja. Otak menerjemahkan, menginterpretasikan, dan menangkap
maksud dari ide yang disampaikan lewat buku.
Menurut penelitian yang banyak dilakukan
oleh para ahli, aktivitas otak dapat memperlambat bahkan mencegah
Alzheimer (hilang ingatan) dan penurunan daya ingat.
2. Meredakan stres
Apa yang terjadi saat kita membaca buku?
Yup! Yang terjadi yaitu kita tenggelam dalam konsentrasi yang mendalam.
Perhatian kita tertuju pada isi buku yang kita baca.
Nah, sebagaimana yang terungkap dari
banyak studi mengenai pengaruh konsentrasi dan fokus terhadap stres,
disimpulkan bahwa keadaan fokus dan konsentrasi dapat meredakan stres.
Dengan demikian, karena membaca buku
membuat kita fokus dan tenggelam dalam konsentrasi, maka dapat pula
disimpulkan bahwa membaca buku dapat meredakan stres.
3. Menambah pengetahuan
Sudah barang tentu membaca buku dapat
menambah pengetahuan kita. Sebagaimana disebutkan di atas, buku
merupakan jendela dunia. Jika dunia adalah gudang pengetahuan, tempat
peristiwa silih begranti terjadi, maka buku, sebagai jendela dunia
merupakan pintu yang memungkinkan kita melihat kejadian itu. Dari
jendela itu, kita bisa membuat persepsi dan penilaian yang pada akhirnya
menjadi penegtahuan itu sendiri.
Membaca buku dapat menambah pengetahuan
juga dapat dipahami bahwa buku merupakan sarana penyampaian gagasan dari
sang penulis kepada para pembacanya. Nah, dengan membaca buku dari
berbagai penulis yang berbeda, tentu saja pengetahuan kita bertambah.
4. Memperkaya kosakata
Pernahkah Anda menyadari peningkatan yang
terjadi setelah Anda membaca banyak buku dibanding sebelum Anda sering
melakukannya? Secara logis, kita dapat menyimpulkan bahwa membaca
senantiasa memperkaya kosakata kita. Dulu, saat kita masih kecil dan
kemampuan membaca kita masih kurang, kosakata yang kita kuasai masih
sangat sedikit. Seiring berjalannya waktu, semakin sering kita membaca,
mendengar, dan berinteraksi dengan dunia luar, maka semakin banyak
kosakata yang kita miliki.
Membaca buku bahkan membawa pengaruh
beberapa kali lipat lebih baik terhadap penguasaan kosakata yang kita
miliki dibanding saat kita mendengar dan bercakap-cakap dengan orang
lain.
Hal ini dikarenakan, buku berasal dari
berbagai sumber dari lintas negara, lintas bidang, lintas budaya, dan
lintas ideologi. Dengan demikian, dengan membaca buku, kita mengenal
banyak istilah dari berbagai disiplin, budaya, dan ideologi yang diusung
oleh sang penulis buku.
5. Meningkatkan konsentrasi
Konsentrasi, sebagaimana aktivitas
lainnya, merupakan suatu kebiasaan. Saat membaca buku, pikiran kita
terkonsentrasi pada hanya satu hal, yaitu isi buku yang sedang kita
baca.
Nah, dengan sering membaca buku, kita
berulang kali mempraktikkan keadaan fokus dan konsentrasi. Hal itu pada
akhinya akan membuat kita terbiasa untuk fokus dan berkonsentrasi.
6. Meningkatkan kemampuan menulis
Dengan membaca buku, kita memiliki banyak
pengetahuan yang bisa dijadikan sebagai bahan tulisan dan referensi.
Informasi yang kita peroleh dari membaca buku merupakan sumber data yang
dapat kita gunakan untuk menulis karya ilmiah, atau karya-karya tulisan
lainnya yang, dalam penulisannya membutuhkan sumber referensi yang
jelas.
Selain itu, dengan membaca, otak kita
terbiasa menulis secara sistematis, mahir menggunakan kosakata dan
kaidah tata bahasa yang baku. Tabungan pilihan kata yang kita miliki pun
bertambah banyak.
7. Pikiran lebih terbuka
Buku merupakan sarana mengenal pola
pikir, sudut pandang, dan pemikiran orang lain. Dengan sering membaca
buku, otomatis otak kita terbiasa untuk berpikir terbuka. Membaca buku
dapat memberikan pandangan yang berbeda dari apa yang selama ini kita
pikirkan.





